Background

Menu Pilihan

Silahkan klik pilahan di bawah ini



Manfaat Madu Hutan Asli Untuk Kesehatan

Hasil gambar untuk madu alam



Madu merupakan salah satu bahan alam yang dihasilkan dari lebah dan bunga. Madu yang dihasilkan dari lebah dipercaya memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Sudah sejak lama madu disebut sebagai obat untuk segala macam penyakit. Madu hutan merupakan madu alami madu yang dihasilkan dari lebah yang mendapatkan makanan dari bahan alam, bukan dari makanan yang sudah disediakan oleh manusia. Sekarang ini banyak orang yang membudidayakan lebah, dengan menyediakan makanan yang diperlukan oleh lebah madu dan dapat menghasilkan madu. Namun kualitas dan kuantitasnya berbeda dengan madu hutan asli


Kandungan Madu Hutan
Madu hutan dihasilkan dari madu liar yang mendapatkan makanan alami yang berasal dari alam, dan menghasilkan masu asli yang memiliki banyak manfaat. Madu yang dihasilkan oleh lebah madu liar ini mengandung karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, enzim dan mineral. Seperti bahan yang dapat mengatasi berbagai penyakit lainnya, madu hutan mengandung antioksidan, flavonoid, alkaloid dan juga vitamin C. Kandungan yang terkandung di dalam madu hutan inilah yang membuat madu hutan memiliki banyak khasiat untuk mengobato berbagai macam penyakit.

Khasiat Madu Hutan
Madu hutan memiliki khasiat yang dapat dibedakan berdasarkan jenis perkembangan manusia, mulai dari dalam janin sampai sudah tua. Selain itu, madu hutan memiliki khasiat yang umum bagi seluruh usia manusia.


Khasiat Madu Hutan Sesuai Usia

Berikut ini manfaat madu hutan sesuai dengan jenjang usia manusia:

  1. Madu hutan dipercaya dapat memperbaiki sistem pencernaan karena madu hutan dapat berfungsi untuk menyerap elektrolit dan air dalam sistem pencernaan. Manfaat lain madu hutan untuk pencernaan ini, madu hutan dapet membantu menghambat pertumbuhan E coli, sehingga dapat mencegah terjadinya diare. Selain itu, madu hutan dapat melindungi lambung sehingga mengurasngi resiko terjadinya iritasi pada lambung.
  2. Madu hutan memiliki manfaat untuk menguatkan janin yang ada di dalam rahim. Sehingga dapat menguatkan janin dan mencegah resiko terjadinya keguguran. Madu hutan dipercaya dapat memelihara kesehatan ibu hamil dan selalu menjaga asupan gizi bagi ibu hamil. Janin yang ada di dalam perut ibu hamil dapat tumbuh dan berkembang Selain menjaga ibu hamil dan kesehatan bayi selama ada dalam kandungan, ketika bayi sudah lahir, kandungan dalam madu hutan dapat membantu bayi dalam meningkatkan perkembangan otak bayi.
  3. Madu hutan dapat meningkatkan nafsu makan pada anak-anak. Madu hutan mengandung vitamin B yang membantu meningkatkan perkembangan tubuh anak, sehingga daya tahan tubuh menjadi lebih kuat. Dengan mengkonsumsi madu hutan, anak menjadi memiliki nafsu makan yang tinggi dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, sehingga akan terhindar dari berbagai macampenyakit.
  4. Pada usia perkembangan remaja, madu hujan dapat membantu menyempurnakan pertumbuhan cel yang ada di dalam tubuh. Sehingga pada remaja dapat tumbuh dan berkembang secara sempurna.
  5. Pada usia dewasa, madu hutan memiliki fungsi yang sangat penting. Karenapada masa dewasa inilah bakal calon mulai bermunculan dan mulai tumbuh. Madu hutan dapat mengatasi berbagai penyakit yang diderita oleh orang dewasa pada umumnya. Penyakit tipes dan tenggorokan dapat diatasi oleh madu hutan. Selain itu, madu hutan juga dapat mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Hanya dengan mengkonsumsi madu hutan berbagai jenis penyakit yang menyerang dapat dicegah dan diatasi.
  6. Orang yang sudah lanjut usia biasanya memiliki tenaga dan energi yang sudah jauh berbeda dengan orang yang masih muda. Dengan mengkonsumsi madu hutan, orang yang sudah lanjut usia dapat meningkatkan gizi dan energi yang mudah diserap oleh tubuh. Hal ini disebabkan karena madu hutan merupakan salah satu bahan alami yang dapat meningkatkan gizi dan energi yang diperlukan oleh tubuh manusia.



Manfaat Madu Hutan Secara Umum

Selain itu, secara umum madu hutan memiliki beberapa khasiat sebagai berikut:

  1. Sebagai salah satu bahan alami yang dipercaya untuk mengatasi penyakit mata.
  2. Menguatkan sel darah putih yang ada di dalam tubuh
  3. Kandungan aktif yang ada di dalam madu hutan dapat mengobati luka yang dialami oleh manusia dan mencegah dari timbulnya infeksi.
  4. Madu hutan dapat digunakan sebagai bahan alami yang dapat meningkatkan vitalitas tubuh.
  5. Meningkatkan kesuburan bagi wanita dan pria.
  6. Membantu tubuh menstabilkan tekanan darah tinggi.
  7. Bagi penderita anemia, mengkonsumsi madu hutan dapat menjadi solusi untuk mengatasi anemia.
  8. Mengatasi masalah saluran pencernaan seperti susah buang air besar atau sembelit, mencegah terjadinya diare dan masalah pencernaan lainnya.
  9. Membantu tulang agar terhindar dari osteoporosis.
  10. Mengatasi masalah yang ditimbulkan akibat alergi yang dialami oleh tubuh.



Masih banyak yang laen khasiat dan mamfaat madu semoga bisa bermamfaat..



Palawija

Palawija (Sanskerta: phaladwija) secara harfiah berarti tanaman kedua. Berdasarkan makna dari bahasa Sanskerta, palawija bermakna hasil kedua, dan merupakan tanaman hasil panen kedua di samping padi. Istilah palawija berkembang di antara para petani di Pulau Jawa untuk menyebut jenis tanaman pertanian selain padi.



     Jenis tanaman palawija
Tanaman pertanian yang bisa disebut sebagai palawija adalah:
  • Jagung
  • Centel
  • Sorghum
  • Kacang hijau
  • Kacang tunggak
  • Kedelai
  • Singkong
  • Kentang
  • Ubi
  • Gembili
  • Wortel
  • Mentimun
  • Oyong
  • Kacang panjang
  • Talas
Beberapa buku menyebutkan buah yang tumbuh menempel di atas tanah juga disebut palawija, seperti labu, blewah, dan semangka, meski dalam definisi pertanian modern mereka disebut dengan hortikultura.

Sumber : Wikipedia
Kelapa (Cocos nucifera) adalah anggota tunggal dalam marga Cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Tumbuhan ini dimanfaatkan hampir semua bagiannya oleh manusia sehingga dianggap sebagai tumbuhan serbaguna, terutama bagi masyarakat pesisir. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah yang dihasilkan tumbuhan ini.
Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari pesisir Samudera Hindia di sisi Asia, namun kini telah menyebar luas di seluruh pantai tropika dunia.

 
 Skema bagian-bagian buah

Pohon Kelapa
Pohon dengan batang tunggal atau kadang-kadang bercabang. Akar serabut, tebal dan berkayu, berkerumun membentuk bonggol, adaptif pada lahan berpasir pantai. Batang beruas-ruas namun bila sudah tua tidak terlalu tampak, khas tipe monokotil dengan pembuluh menyebar (tidak konsentrik), berkayu. Kayunya kurang baik digunakan untuk bangunan. Daun merupakan daun tunggal dengan pertulangan menyirip, daun bertoreh sangat dalam sehingga nampak seperti daun majemuk. Bunga tersusun majemuk pada rangkaian yang dilindungi oleh bractea; terdapat bunga jantan dan betina, berumah satu, bunga betina terletak di pangkal karangan, sedangkan bunga jantan di bagian yang jauh dari pangkal. Buah besar, diameter 10 cm sampai 20 cm atau bahkan lebih, berwarna kuning, hijau, atau coklat; buah tersusun dari mesokarp berupa serat yang berlignin, disebut sabut, melindungi bagian endokarp yang keras (disebut batok) dan kedap air; endokarp melindungi biji yang hanya dilindungi oleh membran yang melekat pada sisi dalam endokarp. Endospermium berupa cairan yang mengandung banyak enzim, dan fase padatannya mengendap pada dinding endokarp seiring dengan semakin tuanya buah; embrio kecil dan baru membesar ketika buah siap untuk berkecambah (disebut kentos).
Kelapa secara alami tumbuh di pantai dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Ia berasal dari pesisir Samudera Hindia, namun kini telah tersebar di seluruh daerah tropika. Tumbuhan ini dapat tumbuh hingga ketinggian 1.000 m dari permukaan laut, namun seiring dengan meningkatnya ketinggian, ia akan mengalami pelambatan pertumbuhan.
 


Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan orang. Akar kelapa menginspirasi penemuan teknologi penyangga bangunan Cakar Ayam (dipakai misalnya pada Bandar Udara Soekarno Hatta) oleh Sedijatmo.
Kayu dari batangnya, yang disebut kayu glugu, dipakai orang sebagai kayu dengan mutu menengah, dan dapat dipakai sebagai papan untuk rumah.

Daun Kelapa
Daunnya dipakai sebagai atap rumah setelah dikeringkan. Daun muda kelapa, disebut janur, dipakai sebagai bahan anyaman dalam pembuatan ketupat atau berbagai bentuk hiasan yang sangat menarik, terutama oleh masyarakat Jawa dan Bali dalam berbagai upacara, dan menjadi bentuk kerajinan tangan yang berdiri sendiri (seni merangkai janur). Tangkai anak daun yang sudah dikeringkan, disebut lidi, dihimpun menjadi satu menjadi sapu.

 Tandan Bunga

 
Tandan bunga yang masih muda, yang disebut mayang (sebetulnya nama ini umum bagi semua bunga palma) atau manggar dalam bahasa Jawa, dipakai orang untuk hiasan dalam upacara perkawinan dengan simbol tertentu. Mayang oleh orang Jawa-Mataraman dipakai sebagai bahan pengganti gori dalam pembuatan gudeg dan disebut gudeg manggar. Bunga betina atau buah mudanya, disebut bluluk dalam bahasa Jawa, dapat dimakan. Cairan manis yang keluar dari tangkai bunga, disebut (air) nira atau legèn (bhs. Jawa), dapat diminum sebagai penyegar atau difermentasi menjadi tuak. Gula kelapa juga dibuat dari nira ini

Buah Kelapa


Buah kelapa adalah bagian paling bernilai ekonomi. Sabut, bagian mesokarp yang berupa serat-serat kasar, diperdagangkan sebagai bahan bakar, pengisi jok kursi, anyaman tali, keset, serta media tanam bagi anggrek. Tempurung atau batok, yang sebetulnya adalah bagian endokarp, dipakai sebagai bahan bakar, pengganti gayung, wadah minuman, dan bahan baku berbagai kerajinan tangan.

Endosperma buah kelapa yang berupa cairan serta endapannya yang melekat di dinding dalam batok ("daging buah kelapa") adalah sumber penyegar populer. Daging buah muda berwarna putih dan lunak serta biasa disajikan sebagai es kelapa muda atau es degan. Cairan ini mengandung beraneka enzim dan memilki khasiat penetral racun dan efek penyegar/penenang. Beberapa kelapa bermutasi sehingga endapannya tidak melekat pada dinding batok melainkan tercampur dengan cairan endosperma. Mutasi ini disebut (kelapa) kopyor. Daging buah tua kelapa berwarna putih dan mengeras. Sarinya diperas dan cairannya dinamakan santan. Daging buah tua ini juga dapat diambil dan dikeringkan serta menjadi komoditi perdagangan bernilai ekonomis, yang disebut kopra. Kopra adalah bahan baku pembuatan minyak kelapa dan turunannya. Cairan buah tua biasanya tidak menjadi bahan minuman penyegar dan merupakan limbah industri kopra. Namun demikian, cairan ini dapat dimanfaatkan lagi untuk dibuat menjadi bahan semacam jelly yang disebut nata de coco dan merupakan bahan campuran minuman penyegar. Daging buah kelapa juga dapat dimanfaatkan sebagai penambah aroma pada masakan daging serta dapat dimanfaatkan sebagai obat rambut yang rontok dan mudah patah.
                                       Sumber : Wikipedia